I Will Protect You (Part 4 end)

myungzy 8

Cast     : Bae Suzy

Kim Myungsoo

Support cast : Kang Jiyoung

Park Jiyeon

Genre  : Romance, sad

Length : Chapter

Rating : PG-17

Backsound : Kim Jaejoong- I will protect you

I love you.. more than anyone… no, I’m next to you
I’m holding your hand
I can’t give you to anyone else’s arms
my heart cannot let you go…why

Author POV

“Tapi aku kotor, aku bahkan jijik dengan diriku sendiri, meskipun hal yang paling berharga bagi seorang wanita masih bisa aku jaga, tapi dia.. dia..” tangis suzy kembali pecah, Myungsoo dengan segera memeluk Suzy, memeluk gadis itu dengan hangat.

“Sstt~ aku sama sekali tidak peduli dengan itu, dan tolong jangan ingat hal itu lagi, itu akan membuatmu terluka.” Bisik myungsoo.

“Tapi…”

Myungsoo melepaskan pelukannya dan memandang suzy dengan tatapan lembut.

“Mwo? Tapi kau belum bisa memaafkanku begitu?”

Suzy diam perkataan Myungsoo benar adanya, masih ada keraguan yang ada di benak suzy pada Myungsoo. Kepala Suzy tertunduk, entah kenapa dia tidak berani menatap mata Myungsoo.

“Gwenchana. Aku tahu kau butuh waktu.”

Suzy mendongakkan kepalanya, Myungsoo mengelus puncak kepala suzy sambil tersenyum “Istirahatlah kau pasti lelah.” Myungsoo bangkit berdiri dan pergi keluar kamar rawat suzy.

Tidak, myungsoo tidak pergi meninggalkan suzy dia masih ada bersandar di balik pintu dengan kepala menunduk.

Suzy memandang pintu yang tertutup, dia tersenyum “Gomawo oppa!”

Myungsoo menegakkan kepalanya, dia mendengar dengan jelas ucapan terima kasih suzy padanya, Ia tersenyum senang, Suzy sedikit demi sedikit mulai membuka hatinya.

^~^~^

Beberapa hari kemudian..

“Suzy~ah annyeong!” sapa Jiyoung saat membuka pintu.

“Annyeong Jiyoungie!” suzy tersenyum cerah pada Jiyoung, Jiyoung membeku sesaat, dia mengedipkan kelopak matanya beberapa kali berusaha meyakinkan dirinya bahwa gadis yang dihadapannya itu Suzy. Hanya beberapa detik Jiyoung terpana dia langsung menghambur kepelukan Suzy.

“Suzy~ah kau sudah kembali! Gomawo!”

Suzy mengerutkan keningnya tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Jiyoung “Mwoya?”

Jiyoung melepaskan pelukannya “Terima kasih telah kembali menjadi suzy yang ceria seperti suzy yang dulu.”

“Ah~ dokter bilang kau bisa pulang hari ini, aku sudah membawa barang-barangmu ke rumahku, mulai sekarang kau harus tinggal di rumahku.” Tambah Jiyoung.

Suzy menggeleng “Mianhe Jiyoungie! Aku sudah memutuskan akan menyusul kedua orang tuaku ke Gwangju”

“Aku tidak mau menyusahkan kalian dan lagipula aku sangat merindukan keluargaku.” Lanjut suzy.

Myungsoo yang hendak membuka pintu mengurungkan niatnya saat mendengar percakapan Suzy dan Jiyoung.

“Suzy~ah!” rengek Jiyoung, ia menatap suzy dengan tatapan sedih, ia tidak mau suzy pergi.

“Aku harap kau mengerti Jiyoungie, aku ingin melupakan semua kejadian yang menimpaku selama ini, aku ingin memulai hidupku dari awal.”

“Kapan kau berangkat?”

“Secepatnya.”

Niat myungsoo untuk masuk ke dalam pupus, ia meletakkan bungkusan yang berisi makanan di depan pintu dan ia melangkah pergi entah kemana.

Myungsoo berjalan menuju taman yang berada di depan rumah sakit langkahnya tiba-tiba berhenti saat melihat seorang gadis yang berjalan ke arahnya, gadis itu berjalan dengan kepala tertunduk dalam beberapa detik gadis itu mendongakan kepalanya matanya membelalak saat melihat Myungsoo berdiri tak jauh darinya, gadis itu pun melakukan hal yang sama dengan Myungsoo, berdiri diam sambil menatap Myungsoo dan tersenyum tipis.

Myungsoo berjalan menghampiri gadis itu, dia membungkuk sebentar “Lama tidak bertemu Jiyeon ssi!” myungsoo tersenyum tipis pada jiyeon, gadis yang berdiri dihadapannya.

^~^~^

“Aku tidak percaya akan bertemu lagi denganmu setelah 3 tahun, Bagaimana kabarmu?” Tanya Myungsoo. Myungsoo akhirnya membuka suara setelah 10 menit mereka hanya duduk diam.

“Kabarku baik, kau sendiri?” Jiyeon meletakan cangkir kopi lalu menatap Myungsoo.

“Seperti yang kau lihat aku baik-baik saja.” Myungsoo menjawab pertanyaan Jiyeon dengan nada datar dan tanpa ekspresi, ia menunjukkan sisi dingin seorang Kim Myungsoo.

“Apa ada anggota keluargamu yang sakit? Kenapa kau ada disini?”

“Suzy masuk ke rumah sakit dan aku menemaninya.”

“Ne? Suzy? Bae Suzy?” Tanya Jiyeon memastikan, sepengetahuannya hubungan Myungsoo dan Suzy telah berakhir dan alasannya tak lain karena dirinya.

“Ne, gadis yang aku tinggalkan gara-gara kau Jiyeon ssi.” Myungsoo menatap tajam Jiyeon, Jiyeon menyeringai saat mendengar perkataan Myungsoo.

“Benarkah? Bukannya kau yang sudah bosan padanya dan mendekatiku?”

Perkataan dan nada bicara Jiyeon membuat emosi Myungsoo naik ke ubun-ubun, Myungsoo mengepalkan tangannya berusaha menahan emosinya itu, sebenarnya ia ingin sekali mencekik gadis yang dihadapannya itu.

Myungsoo tersenyum “Bosan? Benar, tapi bukankah kau yang membuatku merasa bosan padanya, kau terlalu agresif saat itu. Dan lagi kau mendekatiku hanya untuk mencapai tujuanmu memenangkan sebuah taruhan konyol.”

Jiyeon tertawa garing, “Kau benar, aku mendekatimu karena sebuah taruhan 500 ribu won, saat itu aku tidak yakin akan memenangkan taruhan itu, tapi setelah aku berusaha ternyata aku bisa dengan mudah menghancurkan hubungan kalian.”

“Dan setelah kau mendapatkan taruhanmu kau menghilang.”

“Tentu saja. Aku menginginkan uang taruhan itu bukan kau!!”

“Bodoh!” ujar seseorang yang berdiri di belakang Myungsoo. Myungsoo bangkit berdiri dan menengok ke belakang matanya seketika membulat saat tahu siapa orang yang mengumpatnya.

“Suzy~ah!”

Suzy berbalik dan pergi meninggalkan myungsoo sementara Jiyoung dia masih berdiri “Oppa, kau bodoh!!” Myungsoo melewati Jiyoung begitu saja dia mengejar suzy.

Jiyoung berjalan menghampiri Jiyeon yang masih duduk, “Annyeong Haseo!” sapa Jiyoung ramah sambil membungkuk.

Jiyeon tersenyum pada Jiyoung “Annyeong!!”

“Apa kau haus?” Tanya Jiyoung dengan senyuman semanis mungkin.

“Ne?”

Ekspresi wajah Jiyoung berubah dalam hitungan detik, dia menatap Jiyeon dengan tatapan horror “Sepertinya kau haus” dia membuka tutup botol mineral yang dibawanya dan dia mengarahkan botol itu ke hadapan Jiyeon saat Jiyeon hendak mengambil botol itu, Jiyoung malah menumpahkannya pada baju yang dipakai Jiyeon.

“Ups, mianhe~ aku benar-benar sengaja melakukannya.”

“YAK!!!”

^~^~^

“Bodoh!! Kau benar-benar bodoh Kim Myungsoo!”

“Suzy~ah tunggu!” Myungsoo mencekal pergelangan tangan Suzy, langkah Suzy terhenti tubuhnya berbalik, dia memandang Myungsoo dengan ekspresi yang sulit untuk dilukiskan.

“Kau mendengarnya?”

“Bodoh!”

“Ne, aku memang bodoh, aku akui itu. Aku meninggalkan seorang gadis yang tulus mencintaiku demi gadis yang tidak jelas yang datang padaku hanya untuk memenangkan sebuah taruhan, setelah itu dia pergi menghilang dari hadapanku. Kau bisa bayangkan betapa hancurnya aku saat itu. Selama ini di dalam diriku tertanam rasa bersalah dan penyesalan yang amat besar.” Cekalan tangan Myungsoo di pergelangan tangan suzy mengendur, tangannya turun memegang tangan suzy kemudian mengaitkan jari-jarinya.

“Dan rasa bersalah dan penyesalan itu semakin bertambah besar setelah melihat kehidupanmu sekarang. Mianhe~ suzy~ah mian-“

Perkataan Myungsoo terpotong, Suzy tiba-tiba memeluknya tubuh Myungsoo kaku, dia kaget dengan pelukan Suzy, Myungsoo butuh 20 detik untuk menyadarkan dirinya sendiri bahwa yang memeluknya itu Suzy, gadis yang terluka karena dirinya, Myungsoo membalas pelukan suzy, dia tersenyum bahagia.

“Kau bodoh!! Kau bahkan lebih bodoh dari seekor udang.” Bisik Suzy.

^~^~^

Jiyoung dan Myungsoo menatap kepergian sebuah bus yang membawa Suzy pulang ke kampung halamannya di Gwangju.

“Oppa! Kenapa kau membiarkan Suzy pergi begitu saja?”

“Entahlah! Oppa rasa semua ini untuk kebaikannya, bukankah Suzy bilang padamu bahwa dia akan memulai kehidupannya dari awal dan menjadi seseorang yang baru dan melupakan masa lalu.” Jawab Myungsoo sambil terus menatap bus itu yang semakin lama semakin hilang dari pandangannya.

Jiyoung mengangguk mengerti “Itu berarti dia akan melupakanmu oppa!” Jiyoung menatap Myungsoo dengan tatapan sedih.

“Kenapa menatapku seperti itu?” Myungsoo mendorong dahi Jiyoung dengan telunjuknya, Jiyoung memajukan bibirnya, sebal dengan perlakuan kakaknya. “Aku mengkhawatirkanmu oppa! Kau patah hati lagi.”

“Kata siapa?” myungsoo merogoh sesuatu dari kantung jaketnya, dia menunjukan sebuah tiket bus jurusan Gwangju “Satu jam lagi bus yang akan aku naiki akan berangkat.” Myungsoo tersenyum lebar sedangkan Jiyoung melongo menatap wajah Myungsoo.

“Aish! Sia-sia saja aku mengkhawatirkanmu.” Jiyoung memukul bahu Myungsoo.

Flashback

“Kau bodoh!! Kau bahkan lebih bodoh dari seekor udang.” Bisik Suzy.

“Ne, kau benar. Suzy ssi, apa kau sudah memaafkanku?”

Suzy tiba-tiba melepaskan pelukannya, dia terlihat salah tingkah “Anniyo.”

Myungsoo menatap Suzy, suzy mengalihkan tatapannya pada dinding dia tidak berani menatap Myungsoo.

“Bohong! Jelas-jelas kau sudah memafkanku.”

“Terlalu percaya diri.”

“Kalau begitu, tatap mataku.”

Suzy menatap mata Myungsoo, tiba-tiba dadanya berdesir saat menatap namja yang ada dihadapannya sekarang.

Myungsoo mengulurkan tangannya, kening suzy berkerut melihat uluran tangan Myungsoo “Annyeong haseo Kim Myungsoo imnida.” Suzy mendongak, tak lama dia menyambut uluran tangan Myungso “Annyeong haseo Bae Suzy imnida, bangapta.”

Myungsoo menarik tubuh Suzy kepelukannya.

“Bagaimana kalau kita memulai dari awal lagi?”

Suzy menganggukkan kepalanya, meskipun Myungsoo tidak bisa melihat anggukan Suzy tapi ia bisa merasakannya.

“I love you more than anyone.”

Suzy terdiam mendengar pernyataan Myungsoo, dadanya berdegub dengan keras, dia mendongakkan kepalanya menatap kedua bola Myungsoo mencari ketulusan dibalik pernyataannya itu, dan Suzy dapat meihatnya, tidak ada sedikit pun kebohongan dari kedua mata Myungsoo.

“Mwo? Kau meragukanku?”

Suzy menggeleng. “Aku percaya padamu, oppa!”

Myungsoo tersenyum lalu mencium kening suzy lama “Gomawo!”

The end

Annyeong *lambai2*

Selesai, beres,  done, hehehe~

Kenapa cuma 4 part? Karena emang niatnya gak bakalan lebih dari 5 part.

Masalahnya klo ampe banyak, gak ada waktu buat ngetiknya. Tugas author lagi gila2an numpuknya, bikin paper lah, bikin PP lah, presentasi, maklum semester 5. Huwee~

Gimana? Gimana? Ini endingnya agak maksain sih, hehe~

Eh iya, kemaren author baru liat gayo daejun SBS *telat*

Dan asli ngenes banget itu pas suzy lagi ngewawancarain Jiyoung, kan dibelakangnya itu infinite, tepatnya L, eiy itu L cuek bebek gitu dengan muka dinginnya.. huwee~

Kecewa banget, kirain bakalan ada myungzy momen, eh enggak. Asli kecewa, pengen jitak L beneran deh, senyum kek, liatin suzy kek~ atau apa gitu, haduh~

TT__________TT

Udahan ah curhatnya, pokonya tunggu Love Story of Myungzy. Keke~

kritik, saran, komentar tetep di terima..

ayyoo~ RCLnya di tunggu, hey SIDERS bertobatlah!!!

NO PLAGIAT NO SILENT READERS, arachie?

kamsahamnida *bow*

 

Iklan

35 comments on “I Will Protect You (Part 4 end)

  1. rianaevi berkata:

    ahhh.. happy ending tapi sedikit gantung thor..
    buat special part nya dong.. kan myungsoo mau nyusul suzy ke gwang-ju. yayayaya?????
    hehehehe… FF myungzy selanjutnya di tunggu ya thor.

  2. dyyyy berkata:

    sequel thor……
    ngegantung……

  3. terus myungsoo gmana chingu?
    waktu di jaeju nya gmna?
    walah penasaran bikin epiloge nya dong ya ya

  4. donasim berkata:

    ahhh untung endingnya myungso pintar..
    kl gak aku gak bakalan maafinn #emang da pengaruh ma myungso y..
    hehehehe

  5. InaaaELF_ berkata:

    Lama menunggu part 4 dipost, akhirnya sekarang dipost juga. Gantung author. Need sequel!!! Pengen ikut jiyoung siram jiyeon 😀 author, sequel ini ff sama love story myungzy ditunggu:) fighting buat tugas-tugasya yang numpuk^^

    • DianLingLung berkata:

      gantung ya? oke deh nanti dibikinin sequel atau prolognya atau special partnya, cuma bakalan agak lama, author mu beresin tugas yg numpuk dulu, insya allah minggu depan.. hehe~
      ne, gomawo 🙂
      thanks for readmen 🙂

  6. cherry berkata:

    hwaaa akhirnya happy nding

  7. Sary yoseobie berkata:

    Akhirnya happy ending mending aku gk ada nonton sma sekali sbs gayo mungkin L oppa cuek diluar ehh gak taunya jantungnya copot gara-gara ngeliat angel ada ddpnnya wkwkw *sotoy* dtunggu FF lainnya

  8. SeQueL Chingu….
    FF’y Daebak…Mmnt MyungZy’y Krang#plak*(udah untung author’y bt happy end) wkwkwkwk#abaikan*

    Popok’y SeQuel ching….Mian bru cmnt lgi 😀

  9. Leny berkata:

    sequel ya thor
    gantung bangeut ne
    suka ff nya

  10. Leny berkata:

    sequel ya thor
    myungzy couple

  11. Leny berkata:

    buth sequel ne thor…

  12. Leny berkata:

    buth sequel ne thor

  13. Leny berkata:

    buth sequel ne thor
    lnjut ya

  14. Trisna Wati berkata:

    Horee happy ending
    haha tentang MyungZy moment itu . Tapi L sempet ngelirik Suzy loh . Ahh si myung malu kali takut netizen pada tau kalau diem” L ngelirik suzy . Pengen ketawa kalau inget tentang moment MyungZy haha 😀 . Daebakk author

  15. fafafebriyanti berkata:

    hahaha
    nangiss bacanyaa+_+
    fafa imnida

  16. nivimiraldi berkata:

    aku nungguin sequelnya deh chinguuu 😀 hehe

  17. ika berkata:

    Nice ff thor. .
    Bkin sequelnya yah thor 😉

  18. Pixie berkata:

    Bagus ffnya, Bagus ffnya, aku suka secara keseluruhan
    mian ga komen di part sebelumnya, sebenarnya aku udah baca di fb (fp suzy).
    tapi endingnya terkesan terburu2 ya.. Terlalu cepet buatku, suzy percaya dg myungsoo. Tpi gpp kok, ini jg sdikit open ending jd bisa kuakhiri dg khayalanku juga hehe

  19. Mianova berkata:

    Waaaa keren thor keren . Happy ending 😍

  20. aish.. myungsoo -__- ckck.. kamu dengan mudahnya jatuh cinta dengan cewek laen. astaga -__-

  21. lily berkata:

    AHHH…. AKHIRNYA BERSATU JUGA… MYUNGSOO MEMANG BODOH MENINGGALKAN SUZY DEMI SESUATU YG TIDAK JELAS… TP AKHIRNYA MEREKA BERSATU… AH… SENANGNYA…

  22. iec_4 berkata:

    Hmm..myung..jiyoung dah khwtir ajj..tauny dah ngntongin tket wat nyusul suzy..omo..omo..

  23. xeya axazela berkata:

    Wah ending yg keren thor,.
    Finally myung n suzy bersatu kembali,.
    mulai dari awal thats so good idea,.i like it..hehehe

  24. farah dhiya berkata:

    Happy ending

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s